• PKBM PELITA HARAPAN CILEUNGSI
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Bagaimana penerapan Kurikulum 2013 (K-13) di PKBM ?

Cileungsi, 11 November 2020- Kurikulum 2013 atau lebih dikenal dengan K13 merupakan proses pembelajaran dengan mengedepankan aspek pengetahuan, keterampilan sikap dan perilaku. Penerapan Kurikulum 2013 mengacu pada permendikbud nomor 160 tahun 2014 yang mana didalam pasalnya disebutkan pada tahun pelajaran 2019/2020 seluruh satuan pendidikan tidak terkecuali pendidikan program kesetaraan menerapkan kurikulum 2013 (K-13). Untuk itu Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan kesetaraan (Bindiktara) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan pusat kurikulum dan perbukuan telah menyusun struktur, silabus dan modul berbasis kurikulum 2013 untuk pendidikan kesetaraan bahkan Modul sebagai dokumen kurikulum 2013 baik kurikulum A, B dan C. sehingga harapanya tahun 2020 ini Kurikulum 2013 (K-13).

Kurikulum 2013 (K13) di PKBM sebenarnya tidak jauh beda dengan kurikulum 2013 (K13) di pendidikan formal. Bahkan capaian kompetensi nya terbilang sama dan setara. Oleh karena itu, pembelajaran di pendidikan kesetaraan benar kesetaraannya berdasarkan persamaan Standar Kredit Kompetensi (SKK) dan Kredit Kompetensi Minimal (KKM) yang dicapai sesuai tingkatan atau kelasnya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di PKBM juga memiliki kesetaraan seperti di sekolah formal pada umumnya. Namun yang sangat membedakan ialah adanya fleksibelitas proses penyelenggaraan pembelajaran. Dimana di pendidikan formal, proses pembelajaran sudah secara baku dilaksanakan selama 5 atau 6 Hari dengan jam pelajaran yang telah baku ditentukan. Sedangkan di PKBM dengan adanya fleksibelitas proses pembelajaran dapat melaksanakan proses tersebut dengan menggabungkan pola pembelajaran Tatap Muka Langsung, Tutorial, dan atau Mandiri.

Pola Pembelajaran ini lah yang akhirnya memberikan fleksibelitas sehingga PKBM dapat dengan mudah mengatur jam pembelajarannya dan metode pembelajaran yang digunakan. Sistem pembelajaran ini juga memberikan PKBM kemudahan untuk menyelenggarakan sistem pembelajaran yang dapat menjangkau masyarakat yang tak terfasilitasi dan tak terjangkau oleh pendidikan formal.

Ada beberapa istilah baru dan sistem baru di PKBM, khususnya dengan diterapkannya kurikulum K13 sekarang ini, seperti:

Istilah KELAS, diganti dengan TINGKATAN

Istilah UJIAN SEMESTER, diganti dengan  UJIAN MODUL

Istilah SISWA, diganti dengan WARGA BELAJAR

Beberapa Istilah tersebut membuktikan bahwa dalam penyelenggaraannya, PKBM setara dengan Sekolah Formal pada umumnya, dengan standar proses dan lulusan yang setara dan diakui secara nasional. (admin-kenzie)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2020

Cileungsi - Bangsa Indonesia memperingati setiap tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional. Pemerintah menetapkan Hari Pahlawan Nasional sebagai hari besar yang bukan hari

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 83 kali
Mengenal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Cileungsi,11 November 2020 - Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpa

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 97 kali
Mengenal Literasi

Cileungsi (12/11/2020) kalimat literasi mulai ramai diperbincangkan seiring wacana Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) digulirkan dan pada uji coba bersekla besar, namun demikian literasi

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 77 kali
Sample Post 5

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco l

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 63 kali